Simulasi dan assesment protokol kesehatan  pada prasarana dan sarana transportasi angkutan kota

Simulasi dan assesment protokol kesehatan pada prasarana dan sarana transportasi angkutan kota

Dinas Perhubungan Kota Salatiga menggelar simulasi dalam kesiapan angkutan kota di Kota Salatiga dengan akan dimulainya pembelajaran sekolah tatap muka di tingkat SD dan SMP. Terminal Tamansari, Senin (31/08/2020).

Menindaklanjuti Perwali Nomor 17 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan pengendalian Covid-19 di Kota Salatiga, Dinas Perhubungan Kota Salatiga berupaya untuk memenuhi protokol kesehatan di terminal dan di angkutan kota.

“Dengan kegiatan assessment ini diharapkan ada tolok ukur yang dapat digunakan sebagai bentuk jaminan keamanan dan kesehatan dalam pelayanan transportasi umum di masa pandemi Covid-19, diharapkan pula masyarakat dapat menggunakan layanan angkutan umum yang betul-betul telah memenuhi protokol kesehatan”. Kata Bapak Muh Sidqon Effendi saat memberikan sambutan.

Simulasi dan assesment protokol kesehatan dilakukan pada prasarana dan sarana transportasi angkutan umum di Kota Salatiga dimulai dari anak sekolah yang mau masuk angkutan umum, menggunakan masker, memakai face shield serta cuci tangan memakai sabun.

Wali Kota Yuliyanto mengatakan bahwa dengan adanya simulasi tersebut maka angkutan umum di Kota Salatiga sudah siap mengantar anak sekolah ke sekolahnya dengan menggunakan protokol kesehatan.

“Simulasi ini berkenaan dengan kesiapan angkutan kota di Kota Salatiga dengan akan dimulainya pembelajaran sekolah tatap muka di tingkat SD dan SMP. Setelah ini, maka angkutan kota siap dan berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat, sekitar 20-30 % anak sekolah berangkat memanfaatkan jasa angkutan kota, Saya minta untuk dilakukan assessment yang sesuai dengan protokol kesehatan. Mudah-mudah bisa berguna dan bermanfaat”. Kata Bapak Yuliyanto saat ditemui di Terminal Tamansari